Menjadi pemain ‘niche’ yang baik
Setelah membaca artikel kemarin tentang keystone dan tentang platform leadership, Anda mungkin tergoda untuk menjadikan perusahaan Anda sebagai keystone. Tantangan dan tanggung jawab perusahaan yang menempati posisi keystone memang sangat berat dan tidak main-main. Tetapi setelah melihat besarnya berkah melimpah yang diterima para pemain keystones, siapapun layak untuk iri dan bermimpi.
Namun sebelum mencapai mimpi Anda tersebut, pada kebanyakan kasus, sadarlah! Anda kemungkinan besar hanyalah pemain niche. Tetapi jangan kuatir dan merasa rendah diri. Pemain niche, walau kecil, sebenarnya sangat dibutuhkan di ekosistem. Posisi mereka sebagai garda depan ekosistem membuat mereka paling dekat dengan konsumen. Posisi inilah yang membuat inovasi sering lahir dari para pemain niche. Sebuah ekosistem yang terdiri dari banyak pemain niche umumnya sangat tangguh karena kesempatan dan tren perubahan yang lolos dari pengamatan satu atau dua pemain niche, sulit untuk lolos dari pengamatan pemain-pemain niche lainnya. Karena itu, sebuah ekosistem yang sehat harus mampu melahirkan banyak pemain niche.
Sebagai pemain niche, apakah perasaan Anda sudah lebih enak setelah membaca paragraf di atas? Belum? Mari kita lanjutkan lagi.
Pemain niche bukanlah pemain yang tidak berdaya. Memang sekilas kelihatannya nasib mereka sangat tergantung pada tindakan pemain yang menempati posisi hub atau keystone. Bila para pemain niche gagal mengikuti langkah pemain hub, celakalah mereka. Di sini memang para pemain niche menghadapi dilema. Mereka harus bersaing keras dengan para pemain niche lainnya yang memproduksi produk sejenis, dan karenanya harus bisa menjadi spesialis agar sulit untuk dikalahkan. Namun pada saat yang sama, mereka juga harus terus teradaptasi dengan derap langkah pemain hub. Upaya menjaga keseimbangan antara melakukan spesialisasi dan beradaptasi tersebut bukanlah perkara yang gampang.
Tetapi, para pemain niche bukanlah tanpa kekuatan. Mengapa harus menggantungkan diri pada satu ekosistem saja bila ada ekosistem lainnya? Pemain niche yang cerdik harus bisa menyebarkan resiko mereka dengan menggantungkan diri mereka di lebih dari satu ekosistem. Lihat saja Intuit, pemain niche yang memang sangat inovatif. Apa yang mereka lakukan sungguh layak ditiru pemain niche lainnya. Perusahaan ini mengembangkan sebuah teknologi yang memungkinkan produknya seperti Quicken bisa dipakai di platform-platform lain di luar PC. Intuit juga mengembangkan Quicken berbasis web services. Dengan strategi ini, bila ekosistem utama mereka (dalam hal ini PC) mengalami masalah, perusahaan ini masih bisa bertahan hidup.
Sebagai pemain niche, apakah perasaan Anda sudah lebih enak setelah membaca paragraf di atas? Masih belum? Mari kita lanjutkan lagi…
Bagaimana bila saya mengatakan pemain niche tidak selamanya ditakdirkan menjadi pemain niche? NVIDIA adalah sebuah perusahaan perancang mikroprosesor untuk grafik. Sudah lama perusahaan ini menjadi pemain niche di ekosistem integrated circuit (IC). Berkat strategi dan kinerja produk mereka, NVIDIA berhasil menggalang dukungan dari para distributor dan reseller. NVIDIA juga meluncurkan program NVIDIA Registered Developer dengan menyediakan fasilitas buat para pengembang perangkat lunak yang ingin memanfaatkan kemampuan unik prosesor grafik buatan NVIDIA. Berkat inovasi-inovasi seperti itu, posisi NVIDIA mulai terangkat sebagai keystone. Tidak lama lagi, kita mungkin sudah bisa melihat tulisan “NVIDIA Inside” berdampingan dengan “Intel Inside”.
Kisah NVIDIA ini semoga bisa menjadi inspirasi buat para pemain niche yang ingin naik kelas. Namun kalaupun pemain niche tidak mampu meraih status yang didambakan tersebut, ingatlah kata-kata ini: “Kebahagiaan bukan datang dari kemampuan menempati posisi hub atau keystone, tetapi dari dalam diri sendiri.”
Semoga sebagai pemain niche, perasaan Anda sudah bisa tenang sekarang.
Selamat menjadi pemain niche yang baik!